Entri Populer

Jumat, 27 Mei 2011

Resiko defisit penurunan cairan

Resiko defisit penuruna cairan

Definisi : Penurunan cairan intravaskuler, interstisial, dan/atau intrasellular. Ini mengarah ke dehidrasi, kehilangan cairan dengan pengeluaran sodium

Batasan Karakteristik :

- Kelemahan

- Haus

- Penurunan turgor kulit/lidah

- Membran mukosa/kulit kering

- Peningkatan denyut nadi, penurunan tekanan darah, penurunan volume/tekanan nadi

- Pengisian vena menurun

- Perubahan position mental

- Konsentrasi urine meningkat

- Temperatur tubuh meningkat

- Hematokrit meninggi

- Kehilangan berat badan seketika (kecuali pada third spacing)

Faktor-faktor yang berhubungan:

- Kehilangan volume cairan secara aktif

- Kegagalan mekanisme pengaturan

NOC Label :

- Fluid balance

- Hydration

- Nutritional Status : Food and Fluid Intake

Kriteria Hasil :

- Mempertahankan urine output sesuai dengan usia dan BB, BJ urine normal, HT normal

- Tekanan darah, nadi, suhu tubuh dalam batas normal

- Tidak ada tanda tanda dehidrasi, Elastisitas turgor kulit baik, membran mukosa lembab, tidak ada rasa haus yang berlebihan

NIC :

Fluid Management

  • Timbang popok/pembalut jika diperlukan
  • Pertahankan catatan intake dan output yang akurat
  • Monitor position hidrasi ( kelembaban membran mukosa, nadi adekuat, tekanan darah ortostatik ), jika diperlukan
  • Monitor vital sign
  • Monitor masukan makanan / cairan dan hitung intake kalori harian
  • Lakukan terapi IV
  • Monitor position nutrisi
  • Berikan cairan
  • Berikan cairan IV pada suhu ruangan
  • Dorong masukan oral
  • Berikan penggantian nesogatrik sesuai output
  • Dorong keluarga untuk membantu pasien makan
  • Tawarkan snack ( jus buah, buah segar )
  • Kolaborasi dokter jika tanda cairan berlebih muncul meburuk
  • Atur kemungkinan transfusi
  • Persiapan untuk tranfusi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar