Entri Populer

Kamis, 18 Februari 2016

Survei Sekunder (Secondary Survey)

Technorati Tags: ,,


Pengertian : Mencari perubahan-perubahan yang dapat berkembang menjadi lebih gawat dan mengancam jiwa apabila tidak segera diatasi dengan pemeriksaan dari kepala sampai kaki (head to toe)
Tujuan : Untuk mendeteksi penyakit atau trauma yang diderita pasien sehingga dapat ditangani lebih lanjut
Peralatan : Stetoskop, tensi meter, jam, lampu pemeriksaan/senter, gunting, thermometer, catatan, alat tulis
Prosedur :

Anamnesis :
Riwayat “AMPE” yang harus diingat yaitu :
A : Alergi
M : Medikasi (obat yang diminum sebelumnya)
P : Past illness (penyakit sebelumnya)/Pregnancy (hamil)
E : Event/environment (lingkungan yang berhubungan dengan kegawatan)

Pemeriksaan fisik :
1. Pemeriksaan kondisi umum menyeluruh
   a. Posisi saat ditemukan
   b. Tingkat kesadaran
   c. Sikap umum, keluhan
   d. Trauma, kelainan
   e. Keadaan kulit 

2. Periksa kepala dan leher
    a. Rambut dan kulit kepala
        Perdarahan, pengelupasan, perlukaan, penekanan
    b. Telinga
         Perlukaan, darah, cairan
    c. Mata
      Perlukaan, pembengkakan, perdarahan, reflek pupil, kondisi kelopak mata, adanya benda asing,    pergerakan abnormal
    d. Hidung
        Perlukaan, darah, cairan, nafas cuping hidung, kelainan anatomi akibat trauma
     e. Mulut
         Perlukaan, darah, muntahan, benda asing, gigi, bau, dapat buka mulut/ tidak
     f. Bibir
        Perlukaan, perdarahan, sianosis, kering
     g. Rahang
         Perlukaan, stabilitas, krepitasi
     h. Kulit
          Perlukaan, basah/kering, darah, suhu, warna
     i. Leher
         Perlukaan, bendungan vena, deviasi trakea, spasme otot, stoma, stabilitas tulang leher

3. Periksa dada
Flail chest, nafas diafragma, kelainan bentuk, tarikan antar iga, nyeri tekan, perlukaan (luka terbuka, luka mengisap), suara ketuk/perkusi, suara nafas

4. Periksa perut
Perlukaan, distensi, tegang, kendor, nyeri tekan, undulasi

5. Periksa tulang belakang
Kelainan bentuk, nyeri tekan, spasme otot

6. Periksa pelvis/genetalia
Perlukaan, nyeri, pembengkakan, krepitasi, inkontinensia

7. Periksa ekstremitas atas dan bawah
Perlukaan, angulasi, hambatan pergerakan, gangguan rasa, bengkak, denyut nadi, warna luka

Perhatian !

1. Perhatikan tanda-tanda vital (sesuai dengan survei primer)

2. Pada kasus trauma, pemeriksaan setiap tahap selalu dimulai dengan pertanyaan adakah :  
D-E-C-A-P-B-L-S
D : Deformitas
E : Ekskoriasi
C : Contusio
A : Abrasi
P : Penetrasi
B : Bullae/Burn
L : Laserasi
S : Swelling/Sembab

3. Pada dugaan patah tulang selalu dimulai dengan pertanyaan adakah : P-I-C
P : Pain
I : Instabilitas
C : Crepitasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar